25 tahun SMA TN

Seminar Nasional 25 tahun SMATN

Magelang, Indonesia (12 Agustus 2015) – SMA Taruna Nusantara memperingati ulang tahunnya ke-25 di tahun ini sejak berdiri pada tanggal 14 Juli 1990. Untuk itu, dalam rangka menajamkan relevansi penyelenggaraan pendidikan di SMA Taruna Nusantara, Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN) sebagai pengelola sekolah mengadakan seminar pendidikan tingkat nasional. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 400 peserta yang terdiri dari tokoh akademisi/pendidikan, pejabat TNI, siswa/siswi sekolah dan mahasiswa dari seluruh Indonesia serta wakil Ikatan Alumni SMA Taruna Nusantara (IKASTARA) dari seluruh dunia. Acara ini dibuka oleh Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu pada hari Rabu, 12 Agustus 2015 di kampus SMA Taruna Nusantara Magelang.

Dalam sambutan kuncinya, Menteri Pertahanan menegaskan pentingnya untuk menjaga SMA Taruna Nusantara sebagai pionir dan inkubator calon pemimpin bangsa yang berintegritas dan berciri kenusantaraan. Hal ini selaras dengan tema seminar, “SMA Taruna Nusantara, Model Pendidikan Pengembangan Kaderisasi Kepemimpinan Bangsa yang Berwawasan Kebangsaan, Kejuangan dan Kebudayaan dalam Menyongsong Era Indonesia Emas 2045.” Lebih jauh Menhan menyatakan bahwa titik berat pendidikan di SMA Taruna Nusantara adalah pengembangan karakter. “Karena kunci kesuksesan adalah 80% karakter, 5% kemampuan intelektual, 5% pengetahuan umum lain, dan 10% pengambilan keputusan.”

Menurut Kepala LPTTN, Mayjen TNI (Purn) Puguh Santoso, kegiatan ini diselenggarakan untuk mempertegas peran SMA Taruna Nusantara ke depannya, sebagai sarana strategis Indonesia untuk menghasilkan sumberdaya manusia berkualitas. “Misi SMA Taruna Nusantara adalah menjadi model lembaga pendidikan nasional untuk menyiapkan kader berkualitas di masa mendatang,” ungkapnya. “Dengan usianya yang telah mencapai 25 tahun, sudah waktunya para pengelola sekolah ini melakukan evaluasi menyeluruh dan agar sekolah ini tetap tegak menjalankan visi dan misinya.”

Lebih jauh beliau menjelaskan, bahwa saat ini SMA Taruna Nusantara sedang mendorong program revitalisasi untuk mempertajam cetak biru pengelolaannya agar selaras dengan perkembangan zaman. Selain itu, seiring dengan keberhasilan sekolah ini meluluskan lebih dari 6.500 orang yang kini telah berada di berbagai sektor strategis, nilai-nilai inspiratif dari para alumni menjadi penting untuk dapat diintegrasikan dalam cetak biru sekolah ke depannya. “Masukan di tingkat konseptual dari alumni, pakar pendidikan, praktisi, birokrat dan pemangku kepentingan lainnya menjadi amat diperlukan, untuk memperkuat implementasi dari upaya revitalisasi tersebut,” ujarnya.

Setelah acara pembukaan, dilakukan seremoni penandatanganan Kesepakatan Kerjasama antara Lembaga Perguruan Taman Taruna Nusantara (LPTTN) dengan Propinsi Bengkulu yang akan memberikan beasiswa untuk 10 siswa SMATN asal Bengkulu mulai tahun 2016. Acara Seminar Nasional ini kemudian diisi dengan serangkaian sesi seminar bertema pendidikan yang mendatangkan para pembicara nasional lintas-profesi. Topik yang dibahas antara lain adalah tentang kajian kebijakan pendidikan nasional, konsep pendidikan karakter, profiling generasi muda ideal, dan peluang serta strategi dalam penyiapan SDM berkualitas. Pembicara dalam rangkaian sesi tersebut antara lain adalah Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, Prof. Dr. Sri Edi Swasono, Mayjen TNI (Purn) SHM Lerick, Mayjen TNI (Purn) Puguh Santoso, ST, M.Sc, Prof. Dr. Bedjo Sujanto, Dr. Khoiruddin Bashori, dan testimony dari alumni yang diwakili oleh Dr. Deddi Nordiawan, Letkol Inf Lucky Avianto, dan AKBP Ikhlas Putranto.

Selain itu untuk menyebarluaskan semangat pembaruan dalam acara ini, diluncurkan dua publikasi bertema pendidikan yang diterbitkan oleh IKASTARA Publishing. Publikasi pertama, “25 Tahun Taruna Nusantara,” merangkum sejarah perjalanan seperempat abad perguruan ini. Sedangkan buku kedua yang berjudul “Pengabdian Pamong Pirikan” adalah jurnal kumpulan tulisan dari para pamong (guru) SMA Taruna Nusantara yang merupakan intisari pembelajaran/pengalaman mereka selama menjadi pamong di sana. Selain dua buku tersebut, pagi ini juga diluncurkan CD kumpulan lagu SMA Taruna Nusantara. Kedua publikasi dan cover CD tersebut diluncurkan oleh Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, salah seorang tokoh pendiri SMA Taruna Nusantara.

Bapak Try Sutrisno mendukung pelaksanaan Seminar Nasional dan menyatakan optimismenya pada masa depan SMA Taruna Nusantara. Pada tahun 1990, beliau selaku Panglima ABRI adalah tokoh yang meresmikan sekolah ini. “Saat itu, tekad kami ‘hanyalah’ untuk memberi warisan monumental untuk bangsa,” kenangnya. “Hari ini, saya sangat bersyukur sekaligus bangga bahwa para alumni telah menunjukkan kiprahnya dan SMA Taruna Nusantara mendapat sambutan positif dari masyarakat. Seiring dengan berjalannya waktu, saya yakin lulusan sekolah ini akan mampu menjadi para pemimpin dan terus membawa manfaat bagi bangsa.”

sambutan menhan membuka seminar

 

 

 

 

 

 

 

menhan memukul gong

 

 

 

 

 

 

pak try tandatangan buku sejarah TN

 

 

 

 

 

 

 

foto bersama launching buku

 

 

 

 

 

 

 

 

1 thought on “Seminar Nasional 25 tahun SMATN”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s