Kajian Strategis

Mewujudkan Masyarakat Sadar Pertahanan

Ikastara melalui Badan Semi Otonom (BSO) Kajian Pertahanan Ikastara yang diberi nama Think & Act for National Defense, atau disingkat sebagai Tandef BSO Tandef  menyadari bahwa suatu bangsa harus bisa mempertahankan kemerdekaannya dan menjaga kehormatan dan kedaulatannya. Pertahanan dan keamanan nasional juga menjadi isu yang sangat penting bagi suatu negara untuk mewujudkan cita-cita bangsa. Paradigma pertahanan terus berkembang, tidak hanya bertahan dari ancaman kekuatan militer negara lain, tetapi lebih dari itu pertahanan ada di segala aspek kehidupan berbangsa dan bernegara. Untuk itu diperlukan kepemimpinan baik di level nasional maupun regional yang menyadari pentingnya pertahanan dan keamanan dalam arti luas.Melalui Seminar Nasional yang bertajuk “Kepemimpinan dan Ketahanan Nasional: Dulu, Kini dan Akan Datang”  pada Musyawarah Nasional I Tandef yang digelar di Jakarta, Minggu, 12 Mei 2013,  setiap komponen bangsa, baik sipil maupun militer, di ajak untuk memiliki kepedulian terhadap pertahanan negara serta berpikir dan berjuang bersama demi Indonesia. Atas dasar ini Tandef akan berjuang secara nyata untuk membangun sikap “sadar pertahanan” seluruh rakyat Indonesia sebagai kerangka yang tidak terpisahkan dari pembangunan bangsa dan negara ini.

Seminar kali ini menghadirkan Pembicara H.M Jusuf Kalla (Tokoh Nasional dan juga Mantan Wakil Presiden RI 2004-2009), Letjen (Purn) Kiki Syahnakri (Mantan Wakasad), Dr. Kusnanto Anggoro (Pengamat Pertahanan), Prof. Dr. Connie Rahakundini (Akademisi dan Pengamat Pertahanan) serta di moderatori oleh Dr Effendi Ghazali.

Bapak Jusuf Kalla menekankan bahwa pertahanan tidak semata tentara, tetapi merupakan rangkaian sistem tak terpisahkan dengan aspek-aspek lainnya. Perhatian penting juga perlu kita tujukan pada perkembangan teknologi informasi yang sangat dinamis. Seyogyanya, pola pikir dan pola tindak kita dibangun bisa mengantisipasi perkembangan tersebut. Pada seminar ini juga mengungkapkan kebutuhan untuk melakukan Konsolidasi ke-Indonesia-an sehingga sistem pertahanan sebagai bagian dari sistem pembangunan nasional dapat tercapai.

Konsolidasi ini penting sehingga discontinuity of idea terkait postur pertahanan nasional yang ideal dapat diatasi. Diperlukan inisiatif dari civil society yang idealis untuk menggerakkan roda konsolidasi ini. Semua komponen bangsa juga seharusnya menyadari bahwa pertahanan dan ketahanan nasiional juga perlu menjadi perhatian bersama karena pertahanan dan ketahanan nasional mencakup semua aspek kehidupan berbangsa dan bernegara baik politik, ekonomi, sosial dan idiologis. Dengan pertahanan dan ketahanan nasional yang kuat dapat menjadi pondasi bagi proses pembangunan sehingga tercapai amanat konstitusi dan bangsa Indonesia dapat disegani oleh seluruh bangsa.

Pada Munas I Tandef ini juga telah ditetapkan Anggaran Dasar Tandef dan telah terpilih Direktur Eksekutif Tandef periode Tahun 2013-2016 yaitu Dr. A. Jaka Santos, L.L.M. Semoga BSO Tandef dan Ikastara dapat terus berkontribusi bagi Bangsa dan Negara.


Panitia Munas I Tandef
Mauritz CRM TN9

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s