Kajian Strategis

Menjadi Negarawan Dalam Kepemimpinan Birokrasi Dan Politik Lokal

Di tengah berbagai masalah yang meliputi bangsa ini, ada pernyataan yang muncul dalam ruang-ruang publik. “Kita tidak lagi memiliki negarawan,” atau pernyataan lain yang juga sering muncul adalah: “Para tokoh politik, pemerintah, atau wakil rakyat tidak menunjukkan kualitas negarawan.”

Dengan latar belakang itulah, Divisi Kajian Strategis PP Ikastara bekerja sama dengan BSO Prasasti Leadership Forum (PLF), menyelenggarakan Forum Balairung, yang diselenggarakan pada hari Sabtu, tanggal 4 Agustus 2012, bertempat di Restoran Bebek Dower, Cilandak – Jakarta Selatan. Acara ini juga berbarengan dengan Buka Puasa Bersama Ikastara.

ki-ka: Ketua Umum Ikastara - Deddi TN4, Ketua Divisi Kastrat Ikastara - Mauritz TN9 - MC Acara - Tya TN13

Forum Balairung ini adalah yang kesepuluh kalinya diselenggarakan, dimana forum ini selalu menghadirkan tokoh-tokoh nasional maupun regional untuk memberikan sharing  pengalaman maupun membahas permasalahan bangsa sehingga memberikan tambahan bekal dan pengetahuan bagi alumni SMA TN sebagai calon-calon pemimpin bangsa ini.

Forum Balairung kali ini mengambil tema “Menjadi Negarawan Dalam Kepemimpinan Birokrasi Dan Politik Lokal dan menghadirkan H. Fadeli M.M, Bupati Lamongan 2010-2015.

Bupati Lamongan dengan Ketua Umum Ikastara

Acara ini dimulai pada pukul 16.45 WIB dan dihadiri tidak kurang dari 100 orang alumni SMA TN. Mauritz CRM TN9, Kadiv Kajian Strategis PP Ikastara, yang bertindak sebagai moderator memulai acara dengan memperkenalkan dan menguraikan profil dari pembicara, dimana H. Fadeli M.M adalah Bupati Lamongan yang berlatar belakang birokrat murni dan memulai karirnya dari calon PNS sampai ke level tertinggi birokarsi Pemerintah Daerah yaitu menjadi Sekretaris Daerah dan kemudian masuk ke dunia politik pada tahun 2010 dengan mengikuti pemilihan kepada daerah.

Bupati Lamongan pada forum ini menceritakan secara singkat perjalanan karir beliau dan apa saja yang telah dilakukan selama menjabat menjadi Bupati Lamongan. Beberapa hal yang disampaikan pembicara dan cukup menarik yang patut dicatat oleh alumni SMA Taruna Nusantara sebagai calon-calon negarawan baik di tingkat regional maupun nasional antara lain;

1.     Keutamaan Hati Nurani, seorang pemimpin harus mengutamakan hati nurani ketika dihadapkan pada pilihan, ternasuk ketika akan mengemban suatu jabatan;

2.     Kepentingan Rakyat, seorang pemimpin dapat dikatakan menjadi negarawan apabila kepentingan yang diperjuangkan adalah kepentingan dan kemakmuran rakyat;

3.     Komunikasi, seorang negarawan harus mengutamakan juga komunikasi yang andal, baik itu komunikasi politik, komunikasi dengan rakyat, dan komunikasi dengan mesin birokrasi itu sendiri. Sentuhan komunikasi akan menjadi jembatan penghubung bagi banyaknya kepentingan termasuk untuk memudahkan berjalannya program-program yang telah direncanakan.

4.     Keberanian, seorang negarawan harus berani dalam pengambilan keputusan dan berani untuk turun secara langsung ke masyarakat.

Keempat hal tersebut menjadi penekanan pembicara untuk alumni SMA TN yang akan atau telah berkecimpung dalam dunia birokrasi maupun politik.

Ketika masuk sesi Diskusi yang dipandu oleh moderator berjalan cukup hangat dimana pada kesempatan ini beberapa alumni menggali lebih dalam tentang dunia politik ditingkat regional, baik itu kendala maupun tantangan yang dihadapi. Satu hal yang sangat menarik pada sesi diskusi yaitu ketika Dani Akhyar TN5 menyampaikan usul/permintaan kepada Bupati Lamongan untuk Pemerintah Daerah Lamongan dapat menjadi Laboratorium/Tempat Pembelajaran bagi alumni SMA TN yang ingin terjun dan memperdalam ilmu komunikasi politik maupun ilmu pelayanan kepada masyarakat.

Diskusi yang cukup menarik ini akhirnya dibatasi dengan waktu yang singkat. Walaupun demikian tidak mengurangi tujuan dari diselenggarakannya kegiatan ini yaitu; (1) Meningkatkan kesadaran dan kepedulian Anggota Ikastara atas kondisi dan perkembangan masyarakat,  bangsa dan Negara; (2) Meningkatkan wawasan intelektual dan kepemimpinan Anggota Ikastara melalui sharing pengalaman dari pembicara; (3) Membangun komunikasi dan sinergi antar Anggota Ikastara; dan secara lebih luasnya adalah (4) Memberikan kontribusi pemikiran yang konstruktif dari Ikastara bagi kemajuan kehidupan bangsa dan Negara.

Acara forum balairung ini kemudian ditutup dengan penyerahan souvenir bagi pembicara oleh Ketua Umum Ikastara, Deddi Nerdiawan TN4, sekaligus doa bersama sebelum berbuka puasa bersama.

Melalui Forum Balairung ini diharapkan dapat menjadi salah satu pijakan bagi lahirnya Negarawan dari SMA Taruna Nusantara yang sedang dicari-cari rakyat Indonesia untuk membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik.

Kami mengharapkan semakin banyak alumni yang dapat memberikan “Gagasan untuk Bangsa” dengan semangat optimisme untuk dapat bangkit dan menjadikan bangsa ini sebagai Macan Asia dan Dunia.

Semoga Tuhan memberkati semua janji alumni SMA Taruna Nusantara…

Peserta Buka Bersama Ikastara


Penulis : Mauritz CRM TN9
Fotografer : Hanif A. Widyanto TN13

1 thought on “Menjadi Negarawan Dalam Kepemimpinan Birokrasi Dan Politik Lokal”

  1. Sayang sekali saya gak bisa hadir

    Thanks to Mauritz sehingga “hawa” dan isi pertemuan bisa ikut saya rasakan

    Semoga semangat untuk membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik dan lebih cepat selalu kita gelorakan dalam dada.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s