Uncategorized

FDI: Arah Pengelolaan Minyak dan Gas Bumi Pasca Penghentian Tugas Badan Pelaksana Hulu MIGAS (BP MIGAS)

Pasca keputusan Mahkamah Konstitusi terkait gugatan atas Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas yang khususnya mengenai pembubaran Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (BP Migas), Indonesia khususnya kegiatan dan usaha hulu migas akan menjalani tahapan baru dengan semangat pengelolaan kegiatan usaha hulu migas harus tetap dapat dilaksanakan dengan semangat untuk meningkatkan kemakmuran rakyat. Latar belakang itulah yang mendorong PP Ikastara c.q Divisi Kajian Strategis untuk memfasilitasi pengembangan sikap kritis dan peduli atas permasalahan pengelolaan migas dari seluruh anggota ikastara dengan melibatkan tokoh/ahli dibidang pengelolaan migas dalam bentuk diskusi yang produktif.

Forum Diskusi Ikastara yang  mengambil tema “Arah Pengelolaan Minyak Dan Gas Bumi Pasca Penghentian Tugas Badan Pelaksana Hulu Migas (BP Migas)” telah dilaksanakan pada tanggal 8 Desember 2012 dengan menghadirkan pembicara Prof. Herman Agustiawan (anggota Dewan Energi Nasional), Bobby Rizaldi (Anggota DPR RI Komisi VII), dan Didi Setiadi (Legal BP Migas). Kadiv Kajian Strategis, Mauritz CRM TN 9, dalam pembukaan acara, menyampaikan bahwa dengan diskusi ini diharapkan dapat berguna bagi anggota ikastara dan hasilnya dapat menjadi masukan yang konstruktif bagi pemangku kepentingan maupun pengambil kebijakan.

Diskusi yang dimulai pada pukul sembilan pagi dengan moderator Wisnu Jalu Akbar TN 11,  dihadiri oleh tidak kurang dari 35 orang anggota Ikastara, 6 orang mahasiwa Universitas Pertahanan, dan salah satu pamong terbaik SMA TN yang telah purna tugas, yaitu Bapak Moelyono. Acara diskusi berjalan dengan sangat menarik, dimana pembicara yang hadir menyampaikan materi yang sangat mengugah sikap kritis dan rasa keinginantahuan dari peserta yang hadir, sehingga pada saat sesi tanya jawab, moderator harus cermat mengatur alur pertanyaan sehingga waktu yang terbatas tidak mengurangi hasil diskusi.

Dari diskusi ini menghasilkan point penting terkait pengelolaan migas. Dari aspek legal bahwa setelah BP Migas dibubarkan dan kemudian ditangani Satuan Kerja Sementara Migas yang berada langsung di bawah Kementerian ESDM, pengelolaan migas tetap harus dilaksanakan secara hati-hati dan memberikan kepastian hukum bagi Pemerintah dan pelaku industri sehingga meminimalisir potensi resiko hukum terkait dengan kontrak kerjasama migas yang dibuat pasca pembubaran BP Migas. Selain itu Forum ini juga memandang perlu agar DPR dan Pemerintah dapat mempercepat Revisi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas sehingga memberikan kepastian arah pengelolaan hulu Migas. Revisi UU Migas tersebut selain diarahkan untuk kepastian hukum pengelolaan migas, juga diharapkan dapat mewujudkan ketahanan energi nasional. Masih terkiat dengan revisi UU tersebut, forum sepakat agar mendorong supaya orientasi pembuat Undang-undang diharapkan lebih terbuka sehingga meminimalisasi terjadinya tuntutan pengajuan judicial review di kemudian hari dan UU Migas yang baru dapat memberikan kepastian hukum sehingga dapat menjadi pondasi kuat bagi industri migas.

Pada sambutan penutup, Ketua Umum Ikastara, Deddi Noordiawan TN 4 menyampaikan bahwa Ikastara selaku salah satu elemen bangsa akan berusaha untuk dapat konsisten menanggapi dan memberikan masukan terkait isu-isu nasional yang perlu mendapat perhatian bersama. Ikastara juga akan terus melakukan komunikasi yang produktif dengan lembaga-lembaga negara maupun tokoh-tokoh nasional sehingga dapat mendukung pencapaian tujuan nasional sekaligus memenuhi janji alumni untuk memberikan karya terbaik bagi bangsa dan negara. Acara diskusi yang berlangsung tidak kurang dari tiga jam ini, ditutup dengan ramah tamah dan makan siang bersama.

Semoga pada Forum Diskusi Ikastara di masa mendatang juga tetap konsisten dan menghasilkan pemikiran-pemikiran yang konstruktif bagi kemajuan bangsa ini.


Kepala Divisi Kajian Strategis
Mauritz CRM TN9

 

2 thoughts on “FDI: Arah Pengelolaan Minyak dan Gas Bumi Pasca Penghentian Tugas Badan Pelaksana Hulu MIGAS (BP MIGAS)”

  1. maaf abang”, kakak”, kebetulan saya tertarik sekali dengan diskusi semacam ini, izin bertanya, apakah untuk Divisi Kajian Strategis Ikastara mengadakan kegiatan seperti ini setiap kapan? Apakah selalu diadakan terpusat di Jakarta? Terimakasih atas informasinya, 😉

    Aldo Egi Ibrahim TN19, Mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM

    Like

  2. Hi Aldo, maaf baru dibalas komennya. Kegiatan Forum Kajian Strategis ini rutin diadakan setiap 3 bulan sekali. Sampai saat ini kegiatannya masih diadakan di Jakarta. Namun apabila kamu tertarik, silahkan mengusulkan kepada Pengurus IJC untuk mengadakan Forum Kajian Strategis ini, kami dari PP Ikastara akan bantu memfasilitasi 🙂

    Semangat!
    Salam

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s