Bakti Alumni Untuk TN

Studium Generale SMATN 2012

Studium Generale adalah kegiatan tahunan Ikastara dalam kerangka program Bakti Alumni untuk Taruna Nusantara (BAuT). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi sebanyak-banyaknya tentang studi lanjut kepada para siswa SMA Taruna Nusantara , khususnya kelas XII. Pada edisi tahun 2012 kali ini, Studium Generale dikawal oleh panitia pelaksana dari adik-adik angkatan XIX dengan ketua Aldo Egi.

Pada kegiatan ini, akan diundang beberapa alumni SMA Taruna Nusantara untuk membagi pengalaman dan memberikan informasi mengenai berbagai Perguruan Tinggi di dalam dan luar negeri, Akademi TNI/POLRI, serta Sekolah Tinggi kedinasan. Acara ini terbuka untuk seluruh siswa SMA di Magelang, Yogyakarta, dan sekitarnya.

Kegiatan yang dikoordinir oleh Divisi Dukungan Studi PP Ikastara ini dibuka di oleh Kepala Sekolah pada Sabtu, 28 Januari 2012 pukul 08.00. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menekankan kepada segenap siswa untuk memanfaatkan momentum SG sebagai kesempatan untuk menjalin komunikasi dengan alumni dalam konteks wawasan studi lanjut yang sesuai dengan peminatan dan bakat masing-masing.

Presentasi Akademi TNI di RBP mengawali rangkaian penjelasan pilihan studi lanjut. Postur dan kostum yang khas  dari para Taruna, kadet dan karbol mewarnai presentasi Akademi TNI yang meriah. Presentasi diawali oleh para Kadet Akademi TNI AL, dilanjutkan presentasi para Karbol Akademi TNI AU dan diakhiri dengan penampilan para taruna Akademi Militer.

Sesi Inspirasi menjadi sesi yang ditunggu-tunggu. Menghadirkan Prof Firmansyah, Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, yang juga tercatat sebagai Profesor termuda di UI. Didahului oleh pengantar dari Ibu Andras mewakili sekolah, Prof Firmansyah memulai inspirasinya dengan bercerita tentang masa kecilnya, sebuah awal kehidupan yang tidak ideal, tetapi justru menempa jiwa kejuangan dalam beliau mencapai impian.

Pak Fiz, begitu beliau biasa dipanggil, bercerita tentang bagaimana beliau menghadapi dilemma ketika harus memutuskan apakah meneruskan karirnya di Prancis atau kembali ke tanah air. Akhirnya beliau memilih kembali ke Indonesia dengan sebuah pertimbangan kesempatan untuk memberikan karya bagi rakyat Indonesia. Sebuah kisah nasionalisme yang inspiratif.

Satu hal yang digarisbawahi dalam sesi inspirasi adalah kita sebagai pemuda harus berani melempar impian kita sejauh mungkin lalu berlari sekuat tenaga untuk menggapainya.


Penulis : Deddi Nordiawan TN4

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s