Kekerabatan dan Sinergi Alumni

Workshop Menulis Artikel Media Massa

“Bagaimana cara memulai menulis? Mulai saja!”

Demikian tegas Dodi Mawardi. Ia memandu peserta workshop “Menulis Artikel Media Massa,” yang diadakan di Rumah Ikastara, 24 September 2011. Mendengar itu, sekitar 15 orang alumni lintas-angkatan yang menghadiri acara ini semakin terllihat bersemangat untuk mengetikkan jari mereka di laptop masing-masing, memulai menulis, apapun itu.

Ya, acara perdana yang cukup unik ini memang bermisi untuk menjebol keraguan para alumni untuk mulai menulis. Digagas oleh Ikastara Publishing dan Humas PP Ikastara, jangka panjang kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan bibit-bibit penulis di kalangan alumni. Ke depannya, diharapkan semakin banyak alumni yang berani untuk menulis di media massa.

Bang Dodi, yang dalam kesehariannya adalah seorang penulis profesional, dengan senang hati meluangkan waktunya untuk membimbing rekan dan adik-adik alumni di kegiatan ini. Berbagai tips dan trik penulisan, yang merupakan “rahasia dapur” para penulis, dipaparkan dengan gamblang olehnya. Di antaranya adalah berbagai kesalahan kecil yang selama ini seringkali dilakukan oleh penulis pemula, seperti meng-edit tulisan setiap selesai menulis satu kalimat. Hal ini, menurut Bang Dodi, justru menghambat proses penulisan itu sendiri. Oleh karena itu, ujar Bang Dodi, “Jangan berhenti saat menulis! Terus saja menulis. Meng-edit dilakukan belakangan!”

 

Selain Bang Dodi, panitia juga menghadirkan Kristanto Hartadi, seorang jurnalis senior dan mantan pemimpin redaksi harian Sinar Harapan. Memperkaya apa yang dikatakan Bang Dodi di sesi pertama, Pak Kris menekankan pentingnya membangun kejelian untuk melihat sisi menarik kehidupan yang dapat dituangkan dalam tulisan. Pak Kris mengambil contoh beberapa inspirasi tulisannya, yang didapatnya dari kejadian sehari-hari. Buat sebagian besar orang, kejadian itu terlihat biasa, tapi dengan insting dan kreativitas, hal tersebut bisa menjadi karya tulis yang menarik dan informatif bagi orang banyak. Menurut beliau, insting dan kreativitas ini dapat dibangun dengan latihan secara terus menerus. Mendengar ini, para peserta workshop semakin antusias dan bersemangat.

Kegiatan yang berlangsung selama setengah hari ini diakhiri dengan komitmen bersama dari para peserta untuk terus menyebar-luaskan semangat menulis kepadar rekan-rekan alumni lain yang belum berkesempatan hadir. Oleh karenanya, peserta bersepakat untuk membentuk sebuah kelompok penulisan bernama Komunitas Penulis Ikastara (KOPI). DIharapkan, komunitas ini dapat menjadi cikal-bakal satu kelompok lebih besar yang terus menggelorakan semangat menyebarkan pengetahuan melalui tulisan, sebagaimana janji yang telah diucapkan oleh alumni SMA Taruna Nusantara: “Memberikan karya terbaik bagi masyarakat, bangsa, negara dan dunia.”

Cay Indra (TN-6)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s